Metode RRA – Rapid Rural Appraisal
Potensi usaha (UMKM) yang tumbuh di suatu wilayah sangat banyak dan beragam, terutama di pedesaan. Potensi tersebut hampir ada disemua sektor ekonomi. Walaupun diakui pelaku usaha sektor pertanian tetap dominan, lebih dari 80 persen ekonomi desa digerakkan oleh sektor pertanian. Kadang kala sangat kasat mata. Namun sayangnya, potensi usaha tersebut belum maksimal di ungkap oleh lembaga keuangan ataupun oleh lembaga konsultan pendamping usaha. Alhasil, seolah lembaga keuangan bank, non bank dan lembaga konsultan seolah kehabisan nasabah atau mitra untuk diajak bekerja sama.
Berikut ini, pengasuh menyampaikan suatu metode menilai potensi yang ada disuatu wilayah secara cepat dengan biaya murah. Metode ini dikenal dengan istilah RRA atau Rapid Rural Appraisal. Bisa juga disebut Quick Survey. Ada berbagai pihak yang dapat memanfaatkan metode RRA ini diantaranya Lembaga Keuangan, Lembaga Konsultan dan Tenaga Pendamping (Penyuluh).
Metode ini cocok dipakai oleh berbagai jenis lembaga keuangan, maupun non bank, lembaga keuangan mikro. Tujuannya untuk mengetahui potensi usaha masyarakat dalam upaya menjaring nasabah untuk bermitra dengan lembaga keuangan.
Disamping itu, metode ini juga bermanfaat untuk para Konsultan individu yang profesional maupun lembaga pendamping usaha. Pada saat ini banyak konsultan yang dibina oleh berbagai instansi, seperti Bank Indonesia, Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP), melatih menjadi Konsultan Keuangan Mitra Bank, disingkat KKMB. Para konsultan ini perlu memahami dan mempraktekkan metode RRA untuk bermitra dengan pelaku UMKM dan Lembaga Keuangan Bank.
Metode RRA juga perlu dipahami oleh para tenaga penyuluh pertanian, tenaga pendamping teknologi, dan tenaga sarjana penamping usaha. Agar mereka mampu menggali secara maksimal potensi masyarakat di wilayah kerjanya. Dengan data potensi tersebut, para tenaga penyuluh dapat membantu menghubung pelaku UMKM dengan lembaga keuangan bank dan non bank.
KONSEP DASAR RAPID RURAL APPRAISAL (RRA) METODE SURVEI POTENSI USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH
Manfaat Survei Potensi Usaha Umkm
Di dalam suatu wilayah banyak pengusaha UMKM yang layak untuk menjadi mitra dan nasabah Lembaga Keuangan dan Lembaga Konsultan, namun mereka belum mau menghubungi Lembaga Keuangan dengan berbagai alasan antara lain :
- Belum diketahuinya informasi mengenai produk dan pelayanan Lembaga Keuangan Bank, Non Bank maupun Lembaga Konsultan
- Kantor layanan lembaga Keuangan dan Lembaga Konsultancabang terlalu jauh dari lokasi usaha dan tempat tinggal mereka
- Biiaya untuk menjadi nasabah dan mitra Lembaga Keuangan dan Lembaga Konsultan terlalu tinggi hanya untuk menyimpan atau meminjam dalam jumlah kecil.
Lembaga Keuangan Bank, Non Bank dan Lembaga Konsultan seharusnya aktif menggali dan mempelajari potensi ekonomi yang ada didalam suatu wilayah usaha UMKM. Lembaga Keuangan Konsultan jangan hanya menunggu calon nasabah atau mitra datang ke kantor.
Lembaga Keuangan & Lembaga Konsultan harus berperan aktif ke lapangan untuk mencari calon nasabah atau mitra baru, menganalisa potensi yang ada dan mencoba merancang pendekatan baru untuk pelayanan yang lebih menarik untuk masyarakat dan pelaku UMKM. Dalam pelaksanaan kegiatan ini, tentunya Lembaga Keuangan Lembaga Konsultan perlu memperhatikan keseimbangan antara biaya dan hasil (cost and benefit). Lembaga Keuangan & Lembaga Konsultan perlu mempertimbangkan untuk menjangkau calon nasabah dari sektor UMKM yang selama ini memanfaatkan jasa lembaga keuangan informal karena prosedur lebih mudah walaupun biaya jauh lebih tinggi.
Tulisan ini memperkenalkan metoda survei cepat, yaitu Rapid Rural Appraisal, yang memungkinkan untuk memperoleh informasi dalam jangka waktu pendek, dengan biaya yang relatif rendah namun mampu memberikan “gambaran” potensi ekonomi suatu wilayah survei. Metode RRA ini bermanfaat untuk Lembaga Keuangan Bank, Non Bank dan Lembaga Konsultan untuk menjaring miitra atau nasabah baru dari pelaku UMKM atau pun masyarakat.
Tujuan survei menggunakan Metode RRA
Menggali potensi dan kebutuhan pelaku ekonomi masyarakat (UMKM) di suatu wilayah pedesaan, urban dan perkotaan. Mencocokan peran Lembaga Keuangan dan lembaga Konsultan untuk merumuskan strategi:
- Memperluas pasar Lembaga Keuangan Bank, Non Bank dan Lembaga Konsultan
- Membuka peluang untuk sektor ekonomi mikro, kecil dan menengah (UMKM)
- Mendukung kegiatan ekonomi masyarakat di berbagai sektor usaha (pertanian, perdagangan, jasa, dll)
Note : Materi lengkap Metode RRA, bagi yang berminat dapat mengirimkan email kepada kami, untuk kami kirimkan softcopynya.
Semoga bermanfaat