Peluang Kerja Menjadi Konsultan KKMB

Peluang Kerja Menjadi Konsultan KKMB (Konsultan Keuangan Mitra Bank).

Bagi adik-adikku para mahasiswa tingkat akhir, tentunya mulai terpikir mau bekerja dimana dan apa, atau mau menekuni usaha apa.  Memang idamannya adalah langsung bekerja di suatu kantor pemerintahan atau pun swasta.  Namun sekarang terjadi ketidakseimbangan supply tenaga kerja dengan demand kebutuhan tenaga kerja, dengan kata lain jumlah tenaga kerja lebih besar dibandingkan dengan lowongan pekerjaan.

Judul diatas, adalah peluang menjadi tenaga konsultan profesional, sebagai konsultan keuangan mitra bank (KKMB). KKMB adalah tenaga konsultan yang dilatih oleh Bank Indonesia bekerjasama dengan Kementerian Koperasi dan UMK, serta dengan Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP).  Apa dan bagaimana menjadi konsultan KKMB silahkan menghubungi Kantor Bank Indonesia terdekat, atau dinas Kop & UKM, atau dinas DKP di daerah masing masing, biaya pelatihan biasanya GRATIS.  Fungsi utama konsultan KKMB adalah melalkukan pendampingan kepada UMKM tertutama menghubungkan mereka dengan pihak lembaga keuangan bank (LKB) maupun non bank (LKBB). Berikut ini adalah cuplikan berita yang ada di harian binsis indonesia dan website Kementerian Kop & UKM

Peluang ini tentunya bermanfaat untuk para alumni perguruan tinggi (sarjana) yang belum juga menemukan lapangan kerja, lumayan bekerja sambil membantu UMKM.  SELAMAT MENCOBA

 

1000 Konsultan bantu usaha kecil. Pemerintah targetkan 20 juta lapangan kerja baru.

 

JAKARTA: Kementerian Negara Koperasi dan UKM akan melibatkan 1.000 konsultan keuangan mitra bank (KKMB) untuk membuka akses pinjaman bagi koperasi dan usaha kecil yang feasible, tetapi belum bankable.

Agus Muharram, Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Negara Koperasi dan UKM, mengatakan akan mengundang mereka untuk merumuskan strategi percepatan akses pinjaman koperasi dan usaha kecil menengah.

“Pelaku sektor riil yang kita bidik dalam percepatan proses akses pembiayaan itu adalah mereka yang kesulitan menyusun proposal pengajuan kredit kepada perbankan,” kata Agus Muharram, pekan lalu.

KKMB diperlukan membantu pengusaha kecil mengakses kredit usaha rakyat (KUR) ataupun pinjaman komersial lain. Kemitraan perbankan dengan KKMB dinilai berhasil di wilayah DKI Jakarta

Di wilayah ini berdiri sedikitnya 230 KKMB di bawah koordinasi Direktur Utama Bank DKI Jakarta Winnie E.Hasan. “KKMB juga bisa memfasilitasi koperasi dan UMKM untuk mengakses Lembaga Penyalur dana Bergulir (LPDB-KUKM) Kementerian Negara Koperasi dan UKM,” papar Agus Muharram.

Menurut Agus, KKMB belum berdiri di setiap provinsi, kabupaten/kota. Oleh karena itu, Kementerian Koperasi dan UKM mendorong dinas terkait untuk mendirikan konsultan swasta itu, mengingat sumber pembiayaan bagi KUMKM sangat banyak, baik dari swasta, BUMN maupun pemerintah.

Winnie Hasan, Ketua Satgas KKMB DKI Jakarta, mengungkapkan hingga akhir 2008, kredit koperasi dan UMKM atas fasilitasi KKMB DKI Jakarta mencapai Rp10 miliar. Peran konsultan itu bermakna ganda. Selain mempersiapkan proses akses pembiayaan, juga mendampingi proses pengembalian kredit.

Winnie tidak bersedia mengungkapkan tarif jasa yang ditarik KKMB.

KKMB di Indonesia mencapai 1.000 unit, tapi belum semuanya mendapat sertifikat dari Bank Indonesia dan Kementerian Koperasi. Pada temu nasional KKMB bulan depan, status mereka akan diperkuat dengan sertifikat.

Di sisi lain, upaya membuka akses usaha kecil yang feasible tetapi tidak bankable dilakukan melalui penyediaan dana jaminan atas pinjaman sebagai pengganti agunan tambahan.

Perum Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) memperluas layanan penjaminan bagi usaha mikro, kecil menengah dan koperasi melalui Bank Syariah Mandiri, Bank Mega Syariah, BNI Syariah, dan Bukopin Syariah,

“Tidak semua perbankan terlibat sebagai mitra baru kami karena di antaranya ada untuk perbaharuan kontrak kerja sama,” kata Nahid Hudaya, Dirut Jamkrindo, di sela-sela penandatanganan MoU dengan bank itu di Jakarta Convention Center, pekan lalu.

20 juta pekerja

Dari Boyolali, Pemerintah menargetkan sedikitnya 20 juta tenaga kerja terserap tahun ini melalui pengguliran KUR dan Program Pemberdayaan Masyarakat Nasional (PNPM) Mandiri.

Program itu diharapkan mampu menggeser angka kemiskinan dari 35 juta orang pada akhir 2008, menjadi sekurangnya 10 juta orang pada 2015.

“Pemerintah optimistis dengan digulirkannya PNPM maupun KUR ini akan membuka kesempatan kerja lebih luas bagi rakyat,” ujar Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Aburizal Bakrie di sela-sela Penyerahan Bantuan Langsung Masyarakat, PNPM dan KUR di Kab. Boyolali, kemarin.

–Sumber : Bisnis Indonesia

Previous Next

Leave a Reply