KUNCI SUKSES MEMPEROLEH MODAL DARI BANK

In English : KEY TO SUCCESS OF OBTAINING CAPITAL BANK

Jadikanlah usahamu Feasible dan Bankable agar dapat bermitra dengan Bank.

Bandar Lampung. Senin, 2 Nopember 2009.

copy-of-100_3439

Pengasuh sering menerima pertanyaan dari para pelaku UMKM.

Kenapa Susah dapat modal dari Bank?

Bank koq tidak percaya sama saya ya?

Kenapa sulit berhubungan dengan Bank?

Bank sepertinya menganaktirikan kami para pelaku UMKM!?

Bank terlalu banyak meminta persyaratan dan sulit untuk dipenuhi!?

Kalau saya dibantu dan didampingi oleh Konsultan, apakah ada jaminan dapat dana dari Bank?!

Apa yang harus saya siapkan agar dapat modal dari bank?

Dan berbagai pertanyaaan lainnya. Yang intinya menurut saya, apa kunci sukses memperoleh modal dari Bank. Untuk menjawab pertanyaan – pertanyaan di atas. Kunci Sukses mendapat kepercayaan dan modal dari Lembaga Keuangan Bank dan Lembaga Keuangan Bukan Bank, adalah “ Jadikanlah Usahamu Feasible dan Bankable”.

Apa itu Feasible?

Feasible, adalah singkatan dari LAYAK.  Sehingga suatu usaha disebut feasible, berarti usaha tersebut LAYAK DISUAHAKAN.  Untuk sampai pada kesimpulan bahwa suatu usaha feasible, tetntunya terlebih dahulu dilakukan suatu analisa yang cermat, sistematis dan menyeeluruh terhadap faktor-faktor atau aspek-aspek yang dapat mempengaruhi kemungkinan berhasilnya (LAYAKNYA) pelaksanaan Gagasan yang akan dilaksanakan atau Usaha yang akan dijalankan.

Dari penjelasan tersebut diatas, Suatu Usaha LAYAK dapat dianalisa dari faktor/aspek sebagai berikut:

a. Hukum, tidak bertentangan dengan peraturan dan norma yang berlaku.

b. Teknis, dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar.

c. Pasar, dapat dijual dan memiliki konsumen yang jelas (ada permintaan pasar

d. Sosial ekonomi, memberi manfaat terhadap masyarakat.

e. Finansial, menghasilkan arus kas positif yang dapat menutup semua kewajiban dan memberikan keuntungan.

f. Manajemen, dapat dikelola dengan baik.

Para pelaku UMKM harus yakin sekali dari faktor / aspek diatas, semuanya layak diusahakan.  Hal itu tentunya tergambar dari uraian berupa gambaran tertulis.  Para pelaku harus dapat menuliskannya pada lembaran kertas.  Hal ini perlu dilakukan, karena para pelaku harus yakin terlebih dahulu atas usahanya (new business atau existing business), sebelum meyakinkan pihak lainnya, seperti para calon investor.  Para investor, dalam hal ini bank.  Akan bertanya kepada para pelaku UMKM yang mengajukan permohonan.  “Apakah Usaha ini sudah layak?”. “Dapatkah Ibu/Bapak/Saudara menjelaskan kepada kami (bank), bahwa usaha ini layak?”   Pihak Bank terlebih dahulu akan bertanya,  kemudian mereka akan mempelajarinya., bahwa usaha tersebut benar-benar layak (feasible).

Apa Itu Bankable.

Kunci sukses kedua adalah, jadikanlah usaha Ibu/Bapak/Saudaraku Bankable.  Bankable adalah suatu istilah yang umum di bidang perbankan.  Bankable artinya memenuhi persyaratan bank.  Pada waktu kita mengajukan permohonan kredit kepada bank, atau permohonan pembiayaan kepada bank syariah.  Bank akan menyampaikan persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi oleh Calon Nasabah.

Secara umum Suatu Usaha dikatakan Bankable, apabila usaha tersebut dapat memenuhi kriteria yang  diminta oleh bank.  Atau Usaha tersebut Memenuhi Persyaratan Bank.  Pihak bank, dalam melakukan analisa terhadap permohonan yang masuk melakukannya dengan Metode  5C + 3R.  Apa pula itu 5C 3R.  5C singkatan dari Character, Collateral, Capital, Capacity, Condition.  Sedangkan 3R singkatan dari Return, Repayment dan Risk.  5C3R adalah pedoman yang dipegang oleh Bank dan Lembaga Keuangan lainnya sebagai penerapan dari Prinsip kehati-hatian (prudent) sebelum menyetujui permohonan kredit atau pembiayaan dari calon nasabah.

Belum Sukses, Alias Permohonan Ditolak.

Jika permohonan yang diajukan belum sukses, atau ditolak oleh bank, adalah HAL BIASA. Jangan panik. Justru luar biasa, apabila permohonan IBU/Bapak/Saudara langsung disetujui oleh Bank.  Lakukanlah analisa ulang terhadap faktor feasible dan bankable tersebut. Lakukanlah komunikasi  aktif yang bersahabat dengan calon mitra bank. Cobalah dengarkan hasil analisa mereka terhadap permohonan yang diajukan.  Bapak/Ibu/Saudara harus mau mendengar dan belajar dari Bank.

Beberapa kemungkinan terjadinya penolakan kredit / pembiayaan adalah sebagai berikut :

Internal  (Bank)

Di Luar Target Market (Mapping)

(Product Profile,  Customer Profile).

Pembina Kredit Gagal Dalam Usulan.

Sektor Usaha Masuk Negative List.

Eksternal (Debitur)

Jaminan Kurang Dari Nominal Kredit.

Jaminan Cukup Tapi Milik Orang Lain.

Informasi Tentang Debitur Negatif.

Penyampaian Tidak Simpatik.

Termasuk Sektor Mulai Sakit Di Bank Tersebut

(Traumatik)

Penyajian Proposal Terlalu Muluk Dan Canggih.

Hasil Investigasi Bank Buruk

Calon Debitur Agak Menutup Diri

Demikian uraian kami mengenai Kunci Sukses Memperoleh Modal dari Bank.  Silahkan menuliskan komentar atau mengirimkan pertanyaan kepada pengasuh, melalui email, telpon,  chat YM, talk google.  Semoga bermafaat.

In English