Archive for July, 2009

Profil “Deddy Edward Tanjung Associate”

Posted on July 6th, 2009 in Kredit | 1 Comment »

PROFIL

Deddy Edward Tanjung and Associate

Konsultan Pendampingan Pemberdayaan Sektor Riil / UMKM (KP2RSU)

copy-of-100_3439

Nama Lengkap Ir. Deddy Edward Tanjung, MBA, MM

Tempat/tgl lahir Bukittinggi. 3 Juli 1959

Pendidikan Fromal Siswa SMA Negeri Maninjau Sumbar

Sarjana Institut Pertanian Bogor /IPB Bogor

Magister Busniness Administration (MBA) dan Master Manajemen (MM) Institut Pendidikan dan Pengembangan Manajemen (IPPM) Jakarta

Profesi KeAhlian Konsultan Pendampingan Pemberdayaan Sektor Riil Dan UMKM

NPWP 24.439.465.6-412.000

Akses yang dapat dihubungi :

Å Mobile, Matrik 0815.1036.0035, Telkomsel 0813.1750.9838, XL 0818.0672.2662

Å Website, http://usaha-umkm.blog.com

Å Email, deddyedward@gmail.com

Produk Layanan Konsultasi

Å Pelayanan Menyusun Bahan/Paper/Tulisan untuk Pengembangan UMKM

o Business Plan (Rencana Usaha Baru)

o Studi Kelayakan Bisnis (Analisa Mendalam Rencana Pengembangan Usaha yang sedang berjalan dan Usaha Baru)

o Proposal Usaha (Kebutuhan Modal Kerja & M Investasi) untuk dihubungkan dengn Lembaga Keuangan

o Buku Success Story pelaku UMKM

o Rancangan Kawasan Usaha (Sinergi antar berbagai jenis usaha dalam suatu kawasan)

o Rancangan Program Kemitraan UMKM dengan Usaha Besar (Hubungan Inti Plasma, Bapak Anak Angkat)

o Rancangan Program CSR (Corporate Social Responsibility) Koorporate untuk UMKM untuk Program Kemitraan dan Bina Lingkungan

o Rancangan Pembangunan Sentra UMKM oleh Korporasi sebagai

Å Intermediasi UMKM. Menghubungkan Pengusaha UMKM dengan Lembaga Keuangan Bank dan Lembaga Keuangan Non-Bank

Å Memberikan Jasa Pelatihan kepada

o Tenaga Lembaga Keuangan Bank dalam rangka Menggali Potensi Pengembangan Usaha di suatu wilayah kerja

o Tenaga Pengelola PKBL sebagai Program CSR yang dilaksanakan BUMN

o Tenaga Pendamping / Penyuluh dari Dinas dan Instansi Terkait yang membina UMKM

o BDSP (business development srvices provider) yang meningkatkan ketrampilan stafnya menjadi tenag Konsultan Keuangan Mitra Bank (KKMB)

Å Jasa Penelitian

o Telaah ilmiah secara menyeluruh terhadap berbagai aspek usaha (produk/produksi, pasar/pemasaran, modal/keuangan, asset/capital, teknologi/informasi dan aspek lainnya.

Å Membangun sistem informasi manajemen suatu usaha atau suatu korporat usaha

Jasa Konsultasi Negotiable

Pengalaman Konsultasi Pendampingan Pemberdayaan Sektor Riil dan UMKM

Å Pendampingan kepada petani, peternak pelaku UMKM sektor pertanian dan peternakan di Sumatera Barat dan Sumatera Utara, 10 tahun

Å Pendampingan kepada petani, peternak pelaku UMKM sektor pertanian dan peternakan di Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, 10 tahun

Å Merancang konsep Klaster Industri Tanaman Kakao di Sulawesi sebagai Konsultan badan PBB UNIDO (United nation for Industrial Develompment Organization) selama 2 tahun

Å Melaksanakan kegiatan Bantuan Teknis (Pelatihan, Penelitian, Penyediaan Informasi) di Bank Indonesia Medan (Koordinaor Wilayah SUMUT dan NAD) sebagai Konsultan Pemberdayaan Sektor dan UMKM selama dua tahun

Å Merancang Konsep Klaster UMKM melalui program OVOP (one village one product) selama 5 tahun

Å Melaksanakan kegiatan Bantuan Teknis (Pelatihan, Penelitian, Penyediaan Informasi) di Bank Indonesia Bandar Lampung sebagai Konsultan Pemberdayaan Sektor dan UMKM, hingga sekarang

Å Merancang kawasan kemitraan terpadu di wilayah Usaha Sejahtera Terpadu Padepokan Sahid Wisata Gunung Menyan (UST PSWGM), sebagai konsultan pemberdayaan sektor riil dan UMKM, hingga

Å Merancang suatu sistem informasi manajemen terpadu suatu usaha, 4 tahun

Å Pengasuh Pojok Konsultasi Usaha,Majalah Tanah Abang Blok A

Å Pengasuh weblog UMKM http://usaha-umkm.blog.com

Å Tanaga Pengajar Paruh Waktu pada beberapa PTN dan PTS di Jakarta, Sumatera Utara, Lampung untuk mata ajaran : manajemen keuangan, metodelogi penelitian, studi kelayakan bisnis, manajemen risiko, manajemen strategi, manajemen koperasi dan UMKM, manajemen pemasaran, sistem informasi manajemen.

Å Konsultan pendampingan dan pemberdayaan UMKM, 20 tahun hingga sekarang

Mitra Binaan UMKM Saat ini

Å Klaster pengolahan ubi kayu menjadi opak Serdang Bedagai

Å Klaster pengolahan ikan teri Bandar Lampung

Å Klastr Industri Keripik Pisang Lampung

Å Klaster Budidaya Rumput Laut Lampung

Å Klaster Budidaya Ikan Kerapu Lampung

Å Klaster Budidaya Kelapa Dalam dan Pengolahan Gula Merah Kalianda

Å Kawasan Kemitraan Terpadu Gunung Menyan

Å Kawasan Agroforestry Jawa Barat

Å UMKM berbagai sektor riil melalui di Jabodetabek, Lampung dan Sumatera Utara

Å Mitra online UMKM di seluruh nusantara.

Deddy Edward Tanjung Assosciate

War X Go Legal untuk Pemberdayaan UMKM

Posted on July 6th, 2009 in Uncategorized | 2 Comments »

Bapak/IbuSaudarku, pelaku usaha UMKM khususnya yang bergerak di bidang Warnet dimanapun berada.

Berikut ini diinformasikan suatu program War-X Go Legal untuk pemberdayaan UMKM khususnya pengusaha Warnet.  Silahkan simak dan pelajari ertikel dari Harian Republika berikut ini.  Atau eksplore websitenya War-X Go di http://www.war-x.com/index.php

Menurut saya akan banyak manfaatnya untuk pemberdayaan UMKM Warnet

Sukses UMKM!

 

Senin, 06 Juli 2009 pukul 01:32:00

War-X Go Legal untuk Pemberdayaan Warnet

 

PT  Generasi Indonesia Digital (Genid) meluncurkan program War-X Go Legal untuk pemberdayaan warnet. Sebagai usaha kecil menengah (UKM), selama ini warnet banyak menemui berbagai kendala untuk mengembangkan usahanya. Karena itu diperlukan program pemberdayaan yang mampu mengatasi berbagai kendala tersebut.

Direktur PT Genid, M Gopal Utiarrachman, mengatakan, War-X Go Legal adalah program terintegrasi  untuk membantu warnet memperoleh legal support guna legalisasi badan usaha, kepemilikan  software legal dengan cara mudah dan ringan, perlindungan asuransi, dan dukungan teknis dan administrasi dalam bentuk  billing system online yang terintegrasi dengan bank (bank Mandiri). Selain itu koneksi  internet stabil  yang disesuaikan dengan kebutuhan warnet dengan pola bagi  hasil.

”Tujuan diluncurkannya  program  War-X Go Legal adalah memberikan ketenangan dan kenyamanan bagi para pengusaha warnet dalam berinvestasi dan memajukan bisnisnya. Dengan program ini mereka bisa lebih  berdaya,” ujarnya kepada wartawan, di Jakarta, pekan lalu.

Menurut Gopal, program ini juga ingin meningkatkan kepercayaan publik terhadap warnet sehingga dapat memajukannya sebagai bisnis yang prospektif di masa depan. Salah satunya dengan memberikan kesempatan kepada pengusaha warnet untuk dapat penghasilan tambahan dari  merchant system .  Dengan  platform ini warnet dapat menjadi toko musik digital dengan berjualan musik legal yang  yang bekerja sama dengan 11 label musik nasional melalui mitra penjualan.

Warnet juga dapat berjualan pulsa ponsel GSM/CDMA, kartu perdana War-X, dan vocer  game online dengan sistem War-X yang aman.”Melalui War-X Go Legal kami berharap warnet bisa menjadi salah satu wadah edukasi untuk mulai membiasakan diri dengan segala sesuatu yang legal sebagai bentuk apresiasi terhadap hasil karya orang lain,” ujarnya.

Direktur Pengembangan Bisnis Genid,  Tombak Simantjuntak, menambahkan, saat ini sudah ada 500 warnet yang bergabung dalam program ini. Mereka berasal dari Jakarta, Depok, Aceh, dan Papua. Pihaknya menargetkan dalam satu tahun ke depan sekitar 5.000 warnet di seluruh Indonesia bisa bergabung.”Dengan bergabung ke  sini, maka warnet akan memiliki  software legal,  mendapatkan prospek peningkatan  pendapatan, serta memiliki koneksi internet lewat sistem bagi hasil. Program pemberdayaan inilah yang ingin kami lakukan  kepada para pengusaha warnet,”  katanya.

Sumber : Republika, Senin 6 Juli 2009

Open Source untuk UKM

Posted on July 2nd, 2009 in Uncategorized | No Comments »

Bapak/Ibu/Saudarku pengusaha UMKM dimanapun berada

Perkembangan usaha,  idealnya sejalan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang murah namun handal.  Ditengah maraknya pembajakan software, karena harganya mahal tetapi sangat dibutuhkan. Departemen Peerindustrian bersama Sun Microsystem memberikan solusinya.  Silahkan simak artikel berikut ini yang ditulis di harian Republika.

Selamat mencoba

 

Open Source untuk UKM

Para pengusaha kecil dan menengah kini dapat memanfaatkan teknologi open source untuk mendukung usahanya. Menyusul peresmian Costa ( Center for Open Source Technology Awakening ) oleh Departemen Perindustrian dan Sun Microsystem.

Costa adalah pusat pengembangan teknologi  open source untuk pemberdayaan dan pengembangan RICE ( Regional Information Technology Center of Excellence ) dan IBC ( Incubator Bussiness Center ) yang telah dikembangkan Depertemen Perindustroan di beberapa perguruan tinggi. Costa diharapkan dapat membantu perusahaan-perusahaan Indonesia dalam meningkatkan penggunaan teknologi  open source . Kolaborasi ini diyakini dapat meningkatkan daya saing Small medium enterprise (SME) dan Small Medium Bussiness (SMB).

”Kemitraan strategis yang diwujudkan dengan diresmikannya COSTA ini merupakan wujud dukungan kami dari Deperin dalam meningkatkan pergerakan  open source di Indonesia, ” ungkap Direktur Jenderal Industri Alat Transportasi dan Telematika Deperin, Budi Darmadi.

Sun Microsystem berperan sebagai penyedia pelatihan bagi para pengembang (industri lokal) di Costa, menyediakan akses terhadap inisiatif serupa, membentuk sistem  online bagi komunitas dalam rangka mendukung perkembangan  open source dan menyediakan konsultasi gratis bagi organisasi yang ingin mengadopsi teknologi terbuka dan peranti lunak legal.

Sementara Departemen Perindustrian akan menyediakan sumber daya TI, menyediakan tempat dan konektifitas yang layak bagi Costa, menghadirkan fasilitas  call center dan mendukung industri lokal yang berminat menjadi bagian dari  open source start up company .

Saat ini sudah ada lima perusahaan yang telah menjadi  pilot project untuk menjadi  OS start up company . Salah satunya adalah PT Inti yang memulai proyek ini sekitar tiga bulan yang lalu. ”Kerjasama ini merupakan wujud peningkatan bagi industri lokal dalam mempersiapkan daya saing mereka secara global,” kata Budi.

Sementara Presiden Direktur PT Sun Microsystem, Wibisono Gumulya mengatakan, program Costa yang diciptakan tahun lalu sebagai upaya kebangkitan teknologi guna kemandirian bangsa sehingga dapat lebih kompetitif di pasar global.  ”Ini juga merupakan wujud dukungan yang berkelanjutan dari Sun dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia,” tegasnya. mth

Sumber : Harian Republika