Archive for the ‘Kredit’ Category

Alokasi Pinjaman Bank kepada UMKM Rendah

Posted on October 20th, 2009 in Kredit | No Comments »

Alokasi Pinjaman Bank kepada UMKM Masih Rendah

Konsultan Sektor Riil & UMUM.- Selasa 20 Oktober 2009.-

Aloaksi pinjaman bank kepada UMKM terbesar (diatas 90%) ada di Indonesia belahan timur yaitu NTB, NTT, Goorontalo dan Maluku. Alokasi terendah (dibawah 50%) ada di propinsi DKI, Kalteng dan Kaltim.

edo2Total dana pinjaman yang dialokasikan bank kepada dunia usaha s/d Agustus 2009 mencapai Rp. 1.368 Trilyun. Jumlah dana pinjaman tersebut berasal dari dana masyarakat (DPK) yang dihimpun oleh bank sebesar Rp. 1.791 Trilyun. Dengan demikian LDR (loan to deposit ratio) perbankan mencapai 76,4 %, artinya dari jumlah dana yang terkumpul dari masyarakat 76,4 persen dialokasikan dalam bentuk pinjaman kepada dunia usaha.

Dari jumlah dana pinjaman kepada dunia usaha tersebut, dialokasikan kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebesar Rp. 681,81 Trilyun atau 51 persennya. Sedangkan sisanya dialokasikan untuk kelompok usaha besar. Apabila diperhatikan data alokasi setiap propinsi, jumlah dana yang dialokasikan sangat bervariasi.

Kita perlu acung jempol kepada beberapa propinsi yang alokasi pinjaman ke UMKM diatas 90% seperti : NTB, NTT, Gorontalo dan Maluku. Sebaliknya kita perlu mempertanyakan beberapa propinsi yang alokasi pinjamannya kepada UMKM dibawah 50 %, seperti DKI, Kalteng dan Kaltim.

alokasi-kredit-umkm-08092

Sumber : Bank Indonesia, Agustus 2009

Jumlah alokasi pinjaman kepada UMKM saat ini masih sangat kecil dibandingkan dengan kebutuhan riil di lapangan. Apabila dihitung dari jumlah dana pinjaman bank dengan jumlah pelaku UMKM saat ini yang mencapai ± 50 juta unit usaha. Maka pelaku UMKM secara rata-rata baru menerima dana Rp. 13,8 juta. Idealnya satu unit usaha mikro minimal perlu modal s/d Rp. 50 juta. Unit usaha kecil s/d Rp. 500 juta, dan unit usaha menengah s/d RP. 5 milyar. Pada kenyataannya masih sedikit UMKM yang meneriama dana pinjaman dari bank. Sebtu saja skim program KUR, baru bisa menjangkau dua juta pelaku usaha mikro. Sehingga wajar saja pihak KADIN mempertanyakan efektifitas program KUR tersebut.

Solusi Alternatif.

Solusinya bisa ditempuh dengan memperbesar alokasi pinjaman bank kepada pelaku UMKM terutama bagi bank-bank yang rasio pinjaman kepada UMKM masih dibawah 600 persen. Selain tiga propinsi yang disebutkan diatas. Beberapa propinsi perlu lebih serius mengajak perbankan mengalokasikan dana pinjaman kepada pelaku UMKM. Propinsi yang masih dibawah 60 persen, diantaranya adalah : Sumut, Riau, Bengkulu, Kep.Riau, Banten, Kalbar, Kalsel. Propinsi yang masih rendah alokasi pinjamannya kepada UMKM, kemungkinan terlalu terfokus kepada usaha besar. DKI terlalu banyak alokasi ke sektor industri besar. Sedangkan Kalimantan, Sumut dan Riau terlalu konsentrasi ke industri perkebunan besar. Konsentrasi pinjaman bank yang terlalu banyak ke korporat memiliki risiko kredit yang besar, dibandingkan dengan alokasi kepada UMKM, yang risikonya disebar kecil merata. Apalagi menghadapi dalam menghadapi krisis keuangan berskala global.

Upaya lainnya, dapat ditempuh dengan meningkatkan peran stakeholder yang terkait dengan UMKM. Dalam hal ini peran dari Bank Indonesia, Dinas Terkait, serta Lembaga BDSP (busniness deBank Indonesiavelopment services provider) yang berbantuk KKMB (Konsultan Keuangan Mitra Bank). KKMB adalah konsultan yang telah dilatih oleh  bersama perbankan dan dinas terkait, yang fungsinya mendampingi UMKM dalam pengembangan usaha serta mediasi UMKM untuk memperoleh dana modal pinjaman dari Bank (LKB) maupun lembaga keuangan bukan bank(LKBB).

Demikian halnya Satgasda KKMB di tingkat propinsi perlu lebih aktif menggerakkan perbankan dan UMKM di daerah dalam melayani pelaku UMKM. Organisasi Satgasda KKMB ini ada berdasarkan SK dari Gubernur di setiap propinsi. Namun hanya beberapa Satgasda yang aktif, yang lainnya masih tidur pulas. Pihak Pemprop dan Kantor Bank Indonesia di setiap propinsi perlu mendorong agar fungsi dan kewajiban Satgasda KKMB dapat berjalan sesuai dengan SK Gubernur kepala daerah.

Semoga paparan ini dapat menggugah para pihak yang selama ini peduli dengan UMKM dan ekonomi kerakyatan di Indonesia. Jayalah UMKM Indonesia. (DET)

Kesempatan Berkarir di Bank Indonesia

Posted on October 19th, 2009 in Kredit | No Comments »

Bapak/Ibu/Saudaraku para pelaku UMKM di Seluruh Indonesia.

Dengan ini kami informasikan, peluang berkarir bagi putra putri Bpk/Ibu sekalian di Bank Indonesia. Informasi lengkap dapat dilihat di pengumuman Bank Indonesia berikut ini. Seleksi Penerimaan Calon Pegawai melalui PCPM XXIX dengan proses e-Recruitment (Aplikasi online tanggal 17 s/d 21 Oktober 2009).

P E R S Y A R A T A N :

1. Warga Negara Indonesia Laki-laki/ Perempuan;
2. Pendidikan minimal lulusan Strata 1 (S1); dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) baik untuk S1 maupun  S2 minimal 3.00 (dari skala 4.00), yang lebih diutamakan dari bidang keilmuan sebagai berikut:
1. Ekonomi
2. Manajemen
3. Hukum
4. Teknik (Industri, Informatika/ Komputer)
5. Sosial Ekonomi Pertanian
6. MIPA (Matematika/ Statistika)
3. Usia maksimum Per tanggal 1 Oktober 2009:
1. 28 tahun untuk jenjang pendidikan Strata 1 (S1).
2. 31 tahun untuk jenjang pendidikan Strata 2 (S2).
4. Memiliki kemampuan berbahasa Inggris, ditunjukkan dengan sertifikat ITP TOEFL score minimal 500, atau IELTS minimal 5,5 yang masih berlaku sampai dengan tanggal 1 Oktober 2009. Bagi yang tidak memiliki sertifikat, harus mengikuti tes kemampuan bahasa Inggris yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia;
5. Tidak mempunyai Saudara Kandung/ Suami/ Istri yang bekerja sebagai pegawai atau calon pegawai di Bank Indonesia;
6. Bersedia menjalani ikatan dinas dan atau bersedia melepaskan ikatan dinas dari institusi lain;
7. Bersedia tidak hamil selama menjalani program pendidikan;
8. Bersedia ditempatkan di seluruh kantor Bank Indonesia.

Demikian informasi ini, semoga bermanfaat. Informasi Lengkap Klik disini

Pesta Blogger 2009 & UMKM Indonesia

Posted on October 19th, 2009 in Kredit | No Comments »

Pesta Blogger 2009 & UMKM Indonesia

copy-of-100_3439

Sesuai rencana para blogger indonesia. Sabtu 24 Oktober 2009 akan diselenggarkan pesta blogger indonesia, mengambil tempat di gedung SMESCO - small medium enterprise cooperartion, gedung nya Usaha Mikro Kecil, Menengah & Koperasi. Gedung SMESCO berlokasi di Jl. Gatot Subroto Jakarta.

Saya pikir pemilihan gedung SEMSCO ini sangat tepat, agar para blogger indonesia menyatu dengan pelaku UMKM di Indonesia.

Blog UMKM yang pemersa kunjungi inipun berkonsentrasi kepada pengembangan UMKM di Indonesia.  Sebagai ajang diskusi dan informasi untuk memajukan UMKM Indonesia.

Bagi para pelaku UMKM, Bpk/Ibu/Saudaraku sekalian, silahkan kunjungi weblognya blogger.  Kalau ada waktu selahkan ikut dan mampir kita bisa jumpa.

Jayalah Blogger dan UMKM Indonesia