Jargon Edukasi “3 P” Bank & UMKM

November 13th, 2009 | Industri Keuangan | 2 Comments »

Jargon Edukasi “3 P” Bank & UMKM

Pastikan Manfaatnya, Pahami Risikonya, Perhatikan Biayanya

In English :

Education jargon “3 P” Banks & SMEs
Ensure benefits, Understand the risk, Consider Costs

copy-of-100_34392Bank Indonesia dan Perbankan Nasional pada Rabu 14 Oktober 2009, di Jakarta resmi meluncurkan Jargon Edukasi Perbankan “3P” (Pastikan Manfaatnya, Pahami Risikonya, Perhatikan Biayanya) dan menyaksikan Penandatanganan Komitmen Peluncuran Produk “TabunganKu” oleh 22 Bank anggota Pokja Perbankan. Peluncuran jargon “3P” dan produk “TabunganKu” merupakan kelanjutan dari program edukasi perbankan yang bertema “Ayo ke Bank”.

“Jargon edukasi “3P” sangat diperlukan dalam mengedukasi masyarakat dan pelaku UMKM agar memahami Manfaat, Risiko, Biaya serta Hak dan Kewajibannya dalam menggunakan produk perbankan, seperti produk tabungan dan produk kredit/pinjaman. Dengan memahami jargon 3P masyarakat dan pelaku UMKM diharapkan pelaku UMKM lebih profesional dan proporsional memanfaat layanan dan produk bank.

Masyarakat dan Pelaku UMKM perlu menyambut baik komitmen industri perbankan yang menerbitkan produk baru tabungan murah tanpa biaya administrasi, yaitu “TabunganKu”. Semakin beragamnya produk dan layanan yang ditawarkan bank kepada nasabah perlu diimbangi dengan pemahaman yang memadai oleh nasabah mengenai karakteristik produk dan jasa layanan tersebut. Melalui produk TabunganKu, diharapkan lebih banyak pelaku UMKM yang memiliki tabungan di Bank. Dengan menjadi nasabah bank dan rajin menanbung, pelaku UMKM lebih dapat mengatur transaksi keuangan usahanya serta dapat menjadikan bank sebagai mitra usahanya terutama dalam mengatasi kebutuhan modal usaha UMKM.

Perbankan hendaknya memberikan penjelasan yang berimbang kepada nasabah mengenai manfaat, biaya-biaya dan risiko yang terkandung dalam suatu produk atau jasa layanan yang ditawarkan bank, sehingga tidak menimbulkan asymmetric information antara nasabah dengan bank.

Komitmen perbankan untuk meluncurkan produk “TabunganKu”, diharapkan hal ini dapat menjawab keluhan masyarakat yang selama ini berharap ada tabungan yang tidak dibebani biaya administrasi. Dengan hadirnya produk “TabunganKu” diharapkan dapat meningkatkan “saving rate”, selain juga menjadi langkah positif untuk masyrakat dan pelaku UMKM dalam memanfaatkan produk-produk perbankan lainnya.

Bagi Bapak/Ibu/Saudaraku pelaku UMKM dimanapun berada, silahkan datang ke Bank terdekat, untuk mendapatkan informasi dan memanfaatkan program TabunganKu. Mudah-mudahan dengan menjadi nasabah bank, membuka langkah berikutnya menjalin kemitraan strategis antara UMKM dengan Bank.

Pastikan Manfaatnya, Pahami Risikonya, Perhatikan Biayanya

Majulah UMKM Indonesia.

Sumber : Bank Indonesia

src=”http://signatures.mylivesignature.com/54487/334/6E613D14DCBA5F3B27A334D0B507D067.png” style=”border: 0 !important; background: transparent;”/>

Kesempatan Berkarir di Bank Indonesia

October 19th, 2009 | Kredit | No Comments »

Bapak/Ibu/Saudaraku para pelaku UMKM di Seluruh Indonesia.

Dengan ini kami informasikan, peluang berkarir bagi putra putri Bpk/Ibu sekalian di Bank Indonesia. Informasi lengkap dapat dilihat di pengumuman Bank Indonesia berikut ini. Seleksi Penerimaan Calon Pegawai melalui PCPM XXIX dengan proses e-Recruitment (Aplikasi online tanggal 17 s/d 21 Oktober 2009).

P E R S Y A R A T A N :

1. Warga Negara Indonesia Laki-laki/ Perempuan;
2. Pendidikan minimal lulusan Strata 1 (S1); dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) baik untuk S1 maupun  S2 minimal 3.00 (dari skala 4.00), yang lebih diutamakan dari bidang keilmuan sebagai berikut:
1. Ekonomi
2. Manajemen
3. Hukum
4. Teknik (Industri, Informatika/ Komputer)
5. Sosial Ekonomi Pertanian
6. MIPA (Matematika/ Statistika)
3. Usia maksimum Per tanggal 1 Oktober 2009:
1. 28 tahun untuk jenjang pendidikan Strata 1 (S1).
2. 31 tahun untuk jenjang pendidikan Strata 2 (S2).
4. Memiliki kemampuan berbahasa Inggris, ditunjukkan dengan sertifikat ITP TOEFL score minimal 500, atau IELTS minimal 5,5 yang masih berlaku sampai dengan tanggal 1 Oktober 2009. Bagi yang tidak memiliki sertifikat, harus mengikuti tes kemampuan bahasa Inggris yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia;
5. Tidak mempunyai Saudara Kandung/ Suami/ Istri yang bekerja sebagai pegawai atau calon pegawai di Bank Indonesia;
6. Bersedia menjalani ikatan dinas dan atau bersedia melepaskan ikatan dinas dari institusi lain;
7. Bersedia tidak hamil selama menjalani program pendidikan;
8. Bersedia ditempatkan di seluruh kantor Bank Indonesia.

Demikian informasi ini, semoga bermanfaat. Informasi Lengkap Klik disini