Bagaimana Memulai Usaha Budidaya Ikan Lele

Posted on October 21st, 2009 in Sektor Kelautan & Perikanan | 1 Comment »

Bagaimana Memulai Usaha Budidaya Ikan Lele

Pertanyaan :

Pak, saya tertarik untuk membuat usaha budi daya ikan lele pak tempat saya sudah ada dan sudah di kelilingi pagar tembok setinggi 2.7 M luas tanah yang di pinjamkan oleh pengusaha yang tempatnya boleh saya pakai dan sdh setuju untuk saya pakai sebagai tempat peternakan ikan lele dengan luas 3300 m2 bgm cara dan kemana sy bisa belajar magang dan adakah yang mau berbagi usaha utk usaha tsb di tempat saya ini bgm cara mengawali pinjaman kalo memang ada saya benar2 mau mandiri dan punya usaha untuk penguatan ekonomi masyarakat juga lokasi tempat saya di kel. salembaran jaya Kecamatan Kosambi disini masih banyak lahan tidur yang bisa dipakai oleh masyarakat trimakasih.

Mas Heru Nugroho masherunugroho@gmail.com


Penjelasan :

Mas Heru Nugroho

copy-of-100_34391Bagus sekali rencana mas tersebut untuk terjun sebagai pengusaha, pembudidaya ikan lele. Apalagi semangat teersebut sudah didukung oleh sarana tanah yang sudah dipagar yang sangat memadai.

Untuk mewujudkan langkah langkah tersebut, ada beberapa pemikiran dari saya :

1) Pastikan status tanah tersebut benar-benar bisa dipakai untuk beberapa jangka waktu.  Lebih bagus ada semacam surat ijin tertulis  dari pemilik lokasi.  Karena jangan sampai di tengah jalan, sedang bagus-bagusnya, lahan diminta kembali oleh pemiliknya. Bisa rpot kan Mas

2) Sebelum memulai usaha budidaya ikan lele, memang perlu persiapan.  Langkah pertama kunjungi usaha budidaya ikan lele terdekat, pelajari seluk beluk usaha tersebut, mulai dari teknis kolam, cara budidaya, cara panen, makanannya, dan lebih penting bisa dijual kemana (pasarnya sudah jelas) dan berapa harga jualnya.

3) Pelajari buku-buku yang membahas cara beternak ikan lele. Tak perlu buku baru, buku bekas pun ngak apa-apa.  Atau kunjungi pustaka terdekat. Atau datang ke dinas peternakan terdekat, atau dinas kelautan dan perikanan (DKP) terdekat, tanya sama mereka, apa ada buku-buku tentang beternak lele.  Intinya, harus ada ilmu dasarnya dulu sebelum memulai.

4) Dari hasil pengamatan di lapangan di salah satu usaha yang sudah ada, ditambah dengan ilmu dari bahan bacaan.  Mas Heru susun dulu rencana pengembangan usaha (RPU).  RPU ini semacam bisnis plan.  Lihat artikel saya tentang bisnis plan dan proposal kredit. Dalam RPU tergambar aspek teknis, aspek produksi, aspek keuangan, aspek pemasaran. Dari sana akan ketahuan berapa modal yang dibutuhkan, baik untuk modal investasi, maupun untuk modal kerja.

5) Sebaiknya memulai dulu usaha dengan skala kecil, sambil belajar segala sesuatunya.  Sumber modal sebaiknya dari investor personal dulu. Seperti dari anggota keluarga, dari teman atau dari tetangga. Tunjukkan sama calon investor RPU yang sudah disusun.  Yakinkan pada mereka prospek usaha dan analisa usahanya.

6) Setelah berjalan beberapa waktu, semua yang tadinya samar-samar, kemungkinan jadi terang di depan mata.  Pasar sudah ada, produksi lancar, cash flow bagus, sudah ada hasil yang bisa dinikmati.  Baru datang berkunjung ke bank terdekat.  Oh ya sebelumnya, agar menjadi nasabah di bank terdekat.  Tanya-tanya sama mereka, ceritakan perkembangan usaha ikan lele tersebut.  Minta formulir aplikasi kredit atau peinjaman.  Isi dan lengkapi syarat-syarat yang diminta.  Masukkan ke bank, jahga terus komunikasi dengan bank, ikuti perkembangan permohonan yang diajukan.  Lengkapi bila masih ada yang kurang.

Demikian beberapa langkah yang mungkin bisa membantu Mas Heru untuk memulai dan terjun pada usaha budidaya ternak lele.  Fokus, kerja keras, kerja cerdas, pantang menyerah, jujur, banyak berdoa, jaga kepercayaan dengan mitra.  Semoga sukses.

Proposal untuk Usaha Baru

Posted on September 14th, 2009 in Kredit, Rencana Bisnis | 1 Comment »

Pertanyaan

Bagus banget pak artikelnya….Cuma, sepertinya contoh di atas hanya untuk yang sudah punya usaha…. Gimana kalo baru mau usaha seperti saya… Bagi orang2 seperti saya yang baru mau buka usaha apa yang harus saya lakukan untuk pinjem kredit di bank???

Yoga Satria

Jawaban:

100_25195

Mas Yoga Satria, Calon Pelaku UMKM yang Budiman.
terimakasih sudah mengirimkan komentar dan pertanyaanya.
Memang benar, contoh proposal usaha tersebut adalah untuk usaha yang sudah berjalan. Bagi usaha yang baru (new bussiness) dimulai, contoh porposalnya lay outnya dapat mengikuti contoh proposal yang saya tulis.   Namun disesuaikan dengan jenis usaha apa yang hendak dikerjakan. Walaupun usaha nya baru, Anda tetap harus belajar menguasai usaha tersebut, mulai dari aspek produksi, pemasaran maupun keuangannya. Semuanya digambarkan/ditulis didalam proposal secara detil. Dengan adanya proposal yang jelas, maka pihak bank akan makin percaya kesanggupan Anda menjalankan usaha yang baru tersebut.
Coba lah buat rencana usahanya, uraikan secara rinci mengenai aspek aspek usaha. Selamat mencoba. Silahkan berkonsultasi lewat email atau hp.

Deddy Edward Tanjung

NB : Berikut saya kirimkan file utuh contoh proposal usaha roti melalui program KUR untuk dapat dianalisa lebih lanjut, semoga bermanfaat, silahkan diterima di emailnya.

=== 0 ====

Pertanyaan & Comment

Bagaimana caranya memulai usaha yang baru agar yakin ya pak? terimakasih,.

putrassentana@yahoo.com

Mas Putra Sentana, calon wirausaha yang budiman

Untuk memulai usaha agar yakin, tentunya sesuatu yang lumrah, jika seseorang dihinggapi rasa kurang percaya diri, ragu, kurang pd, dsbnya.

Dalam ilmu manajemen produksi dan operasi terdapat dua keputusan, pertama keputusan teknis dan kedua keputusan strategis. Keberanian memulai suatu usaha termasuk ke dalam keputusan strategis bagi seseorang. Ciri khas keputusan strategis adalah, keputusan tsb berdampak luas dan berjangka panjang terhadap kehidupan seseorang dan keluarganya.

Sehingga sangat lumrah, banyak orang yang takut, ragu, tidak yakin, untuk memulai suatu usaha, atau menjadi seorang pengusaha, menjadi entrepreneur. Karena memang sekali memutuskan, dampaknya luas dan pengaruhnya jangka panjang.

Kiat praktis agar yakin adalah :

· Pelajari terlebih dahulu usaha yang akan dilakoni, amati, kalau perlu ikut magang dulu (coba perhatikan, keluarga kita dari kelompok non pribumi, mereka biasanya bekerja, sambil mempelajari seluk beluk bisnis tersebut, setelah paham, baru memulai)

· Susun rencana usaha, semacam bisnis plan (coba baca artikel saya tentang bisnis plan), tuliskan secara rinci, apa, mengapa, bagaimana, siapa yang akan melakukan usaha tersebut.

· Singkat cerita, terapkan kaidah manajemen sederhana POAC, planning, organizing, actuacting, controlling. Planning berarti menyiapkan rencana segala sesuatu yang akan dilakukan 5W 1 H, what, where, when, who, why, how. Organizing berarti bagaimana mengorganisasi operasional usaha tersebut, siapa melakukan apa, atur tugas organisasi secara jelas. Actuating berarti melakukan kegiatan teknis operasi (ingat ilmu mnj produksi / operasi waktu kuliah). Sedangkan controlling berarti, melakukan pengawasan melekat terhadap detil operasi usaha, jangan pernah mengabaikan setiap transaksi, operasi, komunikasi, dsbnya.

· Kira kira begitu ya Mas Putra Sentana

Semoga bermanfaat

Ingin Modal untuk Usaha Warnet dan Game Online

Posted on May 1st, 2009 in Uncategorized | 3 Comments »

Pertanyaan
pak, saya punya usaha dan saya mau mengembangkan usaha warnet dan game online, tapi saya ingin kredit di bank. Masalahnya saya gak punya yang bisa diagunkan, kecuali kartu jamsostek, atau dari pekerjaan. apa ada bpr yang mau membantu saya, gimana caranya ? 28

Apr 2009, dharono dharonotri@yahoo.co.id

Jawaban:

Bapak Dharono, yang mau mengembangkan warnet dan game on line Untuk memperoleh kredit dari bank, coba Bapak baca artikel prosedur memperoleh kredit yang ada di blog saya umkm. Disitu saya coba jelaskan bagaimana alur memperoleh kredit dari bank. Secara singkat, pertama Bapak harus siapkan dulu RPU, rencana pengembangan usaha, dalam bentuk proposal ringkas rencana warnet dan game online tersebut. Dalam RPU bapak jelaskan bahwa dari berbagai aspek usaha warnet dan geme online layak diusahakan (pasar/konsumennya, teknisnya, managemennya, keuangannya, dll).

Langkah selanjutnya, datang ke bank, minta, pelajari dan isi formulir aplikasi kredit dari bank, lengkapi persyaratan yang diminta oleh bank, seterusnya ikuti saja sesuai alur yang saya tuliskan. Merngenai jaminan, kalau Bapak tidak punya, sekarang ada program KUR kredit usaha rakyat, Bapak bisa baca beberapa artikel terbaru, disitu dijelaskan seluk beluk tentang KUR. Artikel2 tersebut boleh dicopy, diperbanyak dan disebarluaskan, tidak ada larangan, selama untuk kepentingan UMKM, saya rela dan ikhlas.
 
Secara ringkas program KUR adalah program dari pemerintah untuk membantu UMKM yang baru, sudah feasibel (layak secara usaha) namun belum bankable atau tidak mempunyai agunan. Pelajari secara seksama dan hubungi bank terdekat, kalau bisa Bank BRI, karena Bank BRI fokus kepada UMKM, hampir 80% program KUR disalurkan oleh BRI.

Begitu ya Pak Dharono, semoga penjelasan ini dapat membantu Bapak, suksess untuk Bapak. Cerita lho, kalau ada kendala

Wassalam